Pramuka

Pengarahan oleh pembina pramuka di halaman madrasah. Pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib bagi kelas sepuluh dan dilaksanakan setiap hari sabtu mulai pukul 13.00 wib. Lanjut »

Kunjungan Siswa Swiss

Livia, Siswa dari Swiss berkunjung ke MA Negeri 1 Sragen untuk berbagi dan bertukar pengalaman, tentu saja pada mata pelajaran bahasa inggris Lanjut »

Car Free Day

Berbagi Kreatifitas dalam acara CFD kabupaten Sragen, diselenggarakan setiap hari minggu pagi, menampilkan musik dan atraksi lainnya sekaligus mengenalkan Madrasah kepada masyarakat Lanjut »

Pencak Silat

Salah satu ekstrakurikuler unggulan di MAN 1 Sragen. Setiap tahun menyumbang prestasi untuk madrasah. Lanjut »

Tadarus Al-Quran

Agenda rutin setiap hari setelah bel masuk dibunyikan, selama 10 menit sebelum pelajaran selalu terdengan alunan suara mengaji dari seluruh siswa MAN 1 Sragen Lanjut »

 

Sejarah Madrasah

lama1

 

Sejarah Berdiri dan Perkembangannya

A. Masa Berdiri

Pada tahun 1970, para tokoh agama dan tokoh masyarakat berkumpul dan bekerja sama merealisasikan berdirinya sekolah tingkat atas yang berbasis agama atau yang disebut Madrasah Aliyah. Ide ini terealisasi pada tanggal 19 September 1981. yang dikenal dengan sebutan (MAN) Sragen . Madrasah ini merupakan relokasi Madrasah Aliyah Negeri 2 Wonosobo dengan SK Menteri Agama RI Nomor 27 Tanggal  19 September 1980.    Ide yang  mendasari  berdirinya  MAN 1 Sragen ini adalah :

  • Untuk mendidik siswa agar mereka menguasai ilmu pengetahuan.
  • Untuk mendidik siswa agar mereka mempunyai akhlakul karimah
  • Untuk mendidik siswa agar mereka mampu berjuang di jalan Allah  kapan dan dimana saja .

B. Masa Perkembangan

Bapak Jazid, BA merupakan salah satu dari kepala madrasah yang diangkat pertama kali, dan beliau merupakan salah satu tokoh pendiri. Pada masa periode ini letak MAN Sragen dekat dengan kantor kecamatan Sragen atau dekat kantor  RSPD Sragen, kemudian pada tahun 1984 pindah ke kelurahan Nglorog ( tempat yang sekarang ) adalah merupakan gedung baru dari pemerintah. Berpindahnya MAN dari tempat lama ketempat yang baru membuat keberadaan Madrasah ini lebih dikenal masyarakat bahkan besar pengaruhnya terhadap kondisi Sragen tentang Madrasah, sebab satu-satunya yang ada di Sragen. Sampai sekarang ini sudah mengalami enam kali pergantian kepala yakni setelah Bapak Jazid, BA, kemudain Drs. Moh. Thoha diteruskan Bapak Drs. Wahyudi Kemudian Bapak Drs. Moh. Thohari, lalu Bapak Drs. Sahirjan, MM, Bapak Drs.Noor Salim Muktar dilanjutkan Ibu Hj. Dra. Siti Afiah ,M.Ag. Dan sekarang ini adalah Bapak Drs. Mariyo. Dari berbagai perkembangan yang terus berjalan sampai sekarang memang sangat diharapkan MA Negeri 1 Sragen satu-satunya harapan dari Kementerian agama sebagai pendidikan tingkat atas di wilayah ini untuk membentuk lulusan yang CERIA (Cerdas MandiRI dan Agamis)