Pramuka

Pengarahan oleh pembina pramuka di halaman madrasah. Pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib bagi kelas sepuluh dan dilaksanakan setiap hari sabtu mulai pukul 13.00 wib. Lanjut »

Kunjungan Siswa Swiss

Livia, Siswa dari Swiss berkunjung ke MA Negeri 1 Sragen untuk berbagi dan bertukar pengalaman, tentu saja pada mata pelajaran bahasa inggris Lanjut »

Car Free Day

Berbagi Kreatifitas dalam acara CFD kabupaten Sragen, diselenggarakan setiap hari minggu pagi, menampilkan musik dan atraksi lainnya sekaligus mengenalkan Madrasah kepada masyarakat Lanjut »

Pencak Silat

Salah satu ekstrakurikuler unggulan di MAN 1 Sragen. Setiap tahun menyumbang prestasi untuk madrasah. Lanjut »

Tadarus Al-Quran

Agenda rutin setiap hari setelah bel masuk dibunyikan, selama 10 menit sebelum pelajaran selalu terdengan alunan suara mengaji dari seluruh siswa MAN 1 Sragen Lanjut »

 

Pembinaan Kapolsek Sragen Kota pada Upacara Bendera

IMG_3151 Hari senin tanggal 30 Januari 2017, seperti biasa MAN 1 Sragen menyelenggarakan upacara bendera untuk memupuk rasa nasionalisme peserta didiknya. ada yang tidak biasa untuk senin kali ini, kalau biasanya pembina uapacara dari Kepala Madrasah atau Wakil kepala atau Guru dan Wali kelas, kali ini pembina upacara dari kepolisian yaitu Kepala Keplisian Sektor Sragen kota. kapolsek memberi pembinaan atau arahan kepada peserta didik MAN 1 Sragen terkait 3 hal yaitu Narkoba, Ketertiban Lalu lintas dan Radikalisme. Dimaksudkan agara para pelajaar yang masih panjang masa depannya tidak terjerumus pada hal hala negatif yang akan merugikan dirinya sendiri. berikut kutipan pembinaan dari bapak Kapolsek Sragen Kota ………

“Masa muda adalah masa yang indah, masa yang penuh kebebasan dalam kita membentuk diri kita untuk menggapai hari esok yang gemilang. Kebebasan yang ada didepan kita adalah kebebasan untuk memilih apa yang terbaik, apa yang kita minati, apa yang kita inginkan untuk masa depan yang kita idam-idamkan. Perlu diketahui bersama bahwa saat ini bangsa Indonesia telah berperang melawan peredaran narkoba, hasil dari beberapa pengungkapan yang dilakukan oleh badan narkotika nasional menunjukkan bahwa pelajar menjadi sasaran bagi para mengedar narkoba. Bahkan di Kabupaten Sragen tahun 2016 Sat arkoba menerima 29 laporan kasus narkoba dan dapat mengamankan 36 orang tersangka, dari beberapa tersangka yang diamanakan ada diantaranya usia anak-anak / pelajar. Hal ini membuktikan bahwa peredaran narkoba dikabupaten sragen sudah benar-benar mengkhawatirkan dan memerlukan penanganan yang serius dengan melibatkan seluruh dinas dan instansi, tetapi peran dari para guru dan orangtua / wali murid paling penting dalam mengantisipasi hal ini, karena beliaulah yang setiap hari mendampingi dan mengawasi adik-adik sekalian.

Disisi lain masalah kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas juga didominasi oleh anak-anak/pelajar yang sebenarnya menurut undang-undang belum diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor, namun karena berbagai pertimbangan anak-anakku diijinkan oleh orang tuanya untuk mengendarai sepeda motor pada saat ke sekolah. Untuk itu melalui forum ini kami mengajak kepada kita semua, mari kita jaga dan didik anak-anak kita, beri pemahaman dalam memilah/ memilih teman yang baik dan jangan mudah terpengaruh agar dapat terhindar dari hal-hal yang dapat merugikan baik diri sendiri, orang lain maupun sekolahan dimana adik-adik bersekolah.

Disamping itu masalah radikalisasi dan anti pancasila saat ini juga menjadi perhatian pemerintah, adik-adik yang masih panjang langkahnya kedepan harus bisa menjadi duta penyelamat bangsa, agar aksi radikalisme dan anti pancasila tidak berkembang dan dapat dikikis sampai tuntas. Disadari atau tidak sebagai anak muda kadang merasa sudah dewasa, sehingga dalam banyak hal merasa tak perlu pendampingan untuk memutuskan sesuatu. Padahal sesungguhnya kedewasaan seseorang saat dilihat dari kearifannya dalam bersikap. Secara fisik mungkin anda tampak dewasa, tetapi secara fisik mungkin anda tampak dewasa, tetapi secara kejiawaan masih perlu dipupuk. Sementara itu kita tahu banyak pengaruh yang disadari ataupun tidak terkadang bisa menjerumuskan kita.

Saat ini sebenarnya anak-anakku masih dalam proses pendewasaan diri, bukan hanya mengharuskan memilih sebagaimana memutuskan untuk besekolah disini, tetapi anada harus belajar pula memilah dan memilih artinya mana yang baik mana yang tidak baik, bahkan hal tersebut bisa merugikan anda

Oleh sebab itu saya menghimbau:

  1. Hindari pengaruh-pengaruh yang tidak baik. Belajarlah untuk kritis dan mampu menganalisa setiap wacana, pengetahuan atau pemahaman, jika anda ragu mintalah pendapat kepada orangtua atau orang dewasa yang cukup untuk member pemahaman kepada anda. Carilah wawasan yang cukup sebelum membuat keputusan.
  2. Sebelum terjerumus waspadalah terhadap orang yang berusaha untuk membujuk anda dengan janji-janji yang menggiurkan.
  3. Tolak jika ada yang mengajak anda untuk bergabung dalam pelatihan pembuatan/merakit bom / bahan peledak dimana bukan dari institusi resmi/ pemerintah
  4. Ingatkan teman yang berpotensi melanggar aturan / terlibat dalam jaringan ideology garis keras.
  5. Taati peraturan lalu lintas yang ada dan hindari pelanggaran sekecil apapun agar adik-adik terhindar dari kecelakaan lalu lintas
  6. Laporkan setiap hal yang diduga merupakan bibit-bibit masalah terkait kejahatan, narkotika dan pelanggaran hukum lainnya”