Pramuka

Pengarahan oleh pembina pramuka di halaman madrasah. Pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib bagi kelas sepuluh dan dilaksanakan setiap hari sabtu mulai pukul 13.00 wib. Lanjut »

Kunjungan Siswa Swiss

Livia, Siswa dari Swiss berkunjung ke MA Negeri 1 Sragen untuk berbagi dan bertukar pengalaman, tentu saja pada mata pelajaran bahasa inggris Lanjut »

Car Free Day

Berbagi Kreatifitas dalam acara CFD kabupaten Sragen, diselenggarakan setiap hari minggu pagi, menampilkan musik dan atraksi lainnya sekaligus mengenalkan Madrasah kepada masyarakat Lanjut »

Pencak Silat

Salah satu ekstrakurikuler unggulan di MAN 1 Sragen. Setiap tahun menyumbang prestasi untuk madrasah. Lanjut »

Tadarus Al-Quran

Agenda rutin setiap hari setelah bel masuk dibunyikan, selama 10 menit sebelum pelajaran selalu terdengan alunan suara mengaji dari seluruh siswa MAN 1 Sragen Lanjut »

 

Kunjungan Edukasi ke Istana Tampak Siring

tampak siringIstana Kepresidenan Tampak Siring adalah satu di antara 6 Istana Kepresidenan yang ada di Indonesia. Berada di dataran tinggi 700 mdpl, Istana Kepresidenan Tampak Siring terletak di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar. Nama Istana Kepresidenan Tampak Siring diambil dari dua kata yang berasal dari Bahasa Bali yaitu Tampak yang berarti telapak dan Siring yang berarti miring.

Nama Tampaksiring sendiri berasal dari legenda yang terekam dalam Daun Lontar Usana Bali yang menceritakan bahwa nama Tampaksiring berasal dari bekas tapak kaki Raja Mayadenawa. Raja Mayadenawa yang berjalan dengan kaki yang dimiringkan dan melintasi hutan, dan kawasan itulah yang dikenal dengan nama Tampaksiring.

Istana Tampak Siring yang berada di dataran tinggi menjadikan suhu yang ada di sekitar istana terasa sangat sejuk, ditambah dengan pemandangan yang begitu asri menarik banyak minat pengunjung lokal maupun mancanegara. Kompleks Istana Tampak Siring ini berada di lahan seluas lebih dari 19 hektare dengan bangunan-bangunan yang dibangun secara menyebar.

Awal mula Istana Kepresidenan ini dibangun atas dasar inisiatif dari Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno yang menginginkan tempat yang tenang dan bagus untuk beristirahat bagi Presiden dan keluarga dan juga bagi para tamu-tamu kenegaraan yang datang berkunjung.

Siswa kelas XI MAN 1 Sragen berkesempatan mengunjungi salah satu Istana Presiden yang ada di Bali pada tanggal 23 Januari 2017, dengan peserta lebih dari 400 orang kedatangan  kami disambut hangat petugas istana. Ada beberapa peraturan yang harus ditaati sebelum memasuki lingkungan istana tampak siring, selain pakaian formal dan rapi, sopan santun dan tingkah laku, juga pengambilan dokumentasi, hanya diperbolekhan membawa satu kamera dan tidak boleh mengambil video.

Dipandu tourguaide yang memang sudah disiapkan oleh pihak Istana, siwsa siswi MAN 1 Sragen tampak antusias mendengarkan penjelasan mengenai seluk beluk Istana.