Pramuka

Pengarahan oleh pembina pramuka di halaman madrasah. Pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib bagi kelas sepuluh dan dilaksanakan setiap hari sabtu mulai pukul 13.00 wib. Lanjut »

Kunjungan Siswa Swiss

Livia, Siswa dari Swiss berkunjung ke MA Negeri 1 Sragen untuk berbagi dan bertukar pengalaman, tentu saja pada mata pelajaran bahasa inggris Lanjut »

Car Free Day

Berbagi Kreatifitas dalam acara CFD kabupaten Sragen, diselenggarakan setiap hari minggu pagi, menampilkan musik dan atraksi lainnya sekaligus mengenalkan Madrasah kepada masyarakat Lanjut »

Pencak Silat

Salah satu ekstrakurikuler unggulan di MAN 1 Sragen. Setiap tahun menyumbang prestasi untuk madrasah. Lanjut »

Tadarus Al-Quran

Agenda rutin setiap hari setelah bel masuk dibunyikan, selama 10 menit sebelum pelajaran selalu terdengan alunan suara mengaji dari seluruh siswa MAN 1 Sragen Lanjut »

 

Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2017/2018

Pengumuman Hasil Seleksi PPDB Jalur Prestasi

Pengumuman Hasil Seleksi PPDB Jalur Prestasi dapat di lihat disini

Download

Penerimaan Peserta Didik Baru 2017/2018

ppdb

Pembinaan Kapolsek Sragen Kota pada Upacara Bendera

IMG_3151 Hari senin tanggal 30 Januari 2017, seperti biasa MAN 1 Sragen menyelenggarakan upacara bendera untuk memupuk rasa nasionalisme peserta didiknya. ada yang tidak biasa untuk senin kali ini, kalau biasanya pembina uapacara dari Kepala Madrasah atau Wakil kepala atau Guru dan Wali kelas, kali ini pembina upacara dari kepolisian yaitu Kepala Keplisian Sektor Sragen kota. kapolsek memberi pembinaan atau arahan kepada peserta didik MAN 1 Sragen terkait 3 hal yaitu Narkoba, Ketertiban Lalu lintas dan Radikalisme. Dimaksudkan agara para pelajaar yang masih panjang masa depannya tidak terjerumus pada hal hala negatif yang akan merugikan dirinya sendiri. berikut kutipan pembinaan dari bapak Kapolsek Sragen Kota ………

Kunjungan Edukasi ke Istana Tampak Siring

tampak siringIstana Kepresidenan Tampak Siring adalah satu di antara 6 Istana Kepresidenan yang ada di Indonesia. Berada di dataran tinggi 700 mdpl, Istana Kepresidenan Tampak Siring terletak di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar. Nama Istana Kepresidenan Tampak Siring diambil dari dua kata yang berasal dari Bahasa Bali yaitu Tampak yang berarti telapak dan Siring yang berarti miring.

Nama Tampaksiring sendiri berasal dari legenda yang terekam dalam Daun Lontar Usana Bali yang menceritakan bahwa nama Tampaksiring berasal dari bekas tapak kaki Raja Mayadenawa. Raja Mayadenawa yang berjalan dengan kaki yang dimiringkan dan melintasi hutan, dan kawasan itulah yang dikenal dengan nama Tampaksiring.